Kamis, 17 November 2011

Pemilihan Media untuk Pembelajaran




Kriteria pemilihan media harus dikembangkan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, kondisi, dan keterbatasan yang ada dengan mengingat kemampuan dan karakteristik media yang bersangkutan. menurut Anderson, pemilihan media sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan instruksional. Dalam hal ini ia membagi media dalam sepuluh kelompok, yaitu: Media audio, media cetak, media cetak bersuara, media proyeksi (visual) diam, media proyeksi dengan suara, media visual gerak, media audio visual gerak, obyek, sumber manusia dan lingkungan, media komputer.
 Untuk memudahkan dalam memilih media, tentunya lebih dahulu harus diingat bahwa media pembelajaran adalah bagian dari sistem instruksional. Artinya keberadaan media tersebut tidak terlepas dari konteksnya sebagai komponen dari sistem instruksional secara keseluruhan. Berdasarkan komponen-komponen dari sistem instruksional inilah kriteria pemilihan media dibuat. Adapun kriteria-kriteria yang menjadi fokus adalah:
1.       Karakteristik Siswa
Karakteristik adalah keseluruhan pola kelakuan dan kemampuan yang ada pada siswa sebagai hasil dari pembawaan dan pengalamannya sehingga menentukan pola aktivitas dalam meraih cita-citanya. Setidaknya ada tiga hal yang berkaitan dengan karakteristik siswa, yaitu:
a.       Keadaan yang berkenaan dengan kemampuan awal atau prerequisite skills, yakni kemampuan yang diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
b.      Karateristik yang berhubungan dengan latar belakang, lingkungan hidup dan status sosial (sociocultural)
c.       Karakteristik yang berkenaan dengan perbedaan-perbedaan kepribadian.
2.       Tujuan Belajar
Secara umum tujuan belajar yang diusahakan untuk dicapai meliputi tiga hal, yakni untuk mendapatkan pengetahuan, penanaman konsep dan keterampilan serta pembentukan sikap. Ketinganya dimaksudkan untuk mencapai hasil yang diharapkan. Relevan dengan hal ini, hasil belajar tersebut meliputi:
a.      Mengenai keilmuan dan pengetahuan, konsep atau fakta (kognitif)
b.    Mengenai personal, kepribadian dan sikap (afektif)
c.     Mengenai kelakuan, keterampilan atau penampilan (psikomotorik)
Kriteria yang paling utama dalam pemilihan media bahwa media harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang dicapai.
3.       Pengadaan Media
Dilihat dari segi pengadaannya, menurut Arif S. Sadiman, media dapat dibagi menjadi dua macam, pertama media jadi (by utilization) yakni media yang sudah menjadi komoditi perdagangan. Kedua media rancangan (by design) yaitu media yang dirancang secara khusus untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran tertentu. Oleh karena itu, media ini besar kemungkinan sesuai tujuan pembelajaran.
4.       Sifat Pemanfaatan Media
Dalam pemilihan media untuk proses belajar mengajar perlu juga mempertimbangkan sifat pemanfaatanya. Dilihat dari sifat pemanfaatannya, media pembelajaran terdapat dua macam, yaitu:
a.    Media Primer, yakni media yang diperlukan atau harus digunakan guru untuk  membantu proses pembelajaran. Media ini biasa digunakan oleh guru dalam proses pengajaran di kelas.
b.    Media Sekunder, yakni media ini bertujuan untk memberikan pengayaan materi. Media ini digunakan sebagai sumber belajar dimana peserta didik dapat belajar secara mandiri atau berkelompok.
Menurut Prof. Drs Hartono Kasmadi M.Sc bahwa dalam memilih media pendidikan perlu dipertimbangkan adanya 4 hal yaitu: produksi, peserta didik, isi, dan guru.
a.    Pertimbangan produksi (Availabilty, Cost, Physical condition, Accessibility to student, Emotional impact)
b.    Pertimbangan peserta (Students characteristics, Students relevance,  Students involvement)
c.    Pertimbangan isi (Curriculair, relevance, Content-soundness, Presentation)
d.   Pertimbangan guru (Teacher, Utilization, Teacher peace of mind).
Dari segi teori belajar, berbagai kondisi dan prinsip-prinsip psikologis yang perlu mendapat pertimbangan dalam pemilihan dan penggunaan media adalah motivasi, perbedaan individual, tujuan pembelajaran, organisasi isi, persiapan sebelum belajar, emosi, partisipasi, umpan balik, penguatan (reinforcement), latihan dan pegulangan, serta penerapan. Media merupakan suatu perantara (alat) untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penggunaan media yang tepat dapat menunjang keberhasilan dalam proses pembelajaran.  

Daftar Pustaka
Munadi, Yudhi., 2008. Media Pembelajaran: sebuah Pendekatan Baru, Gaung Persada Ciputat
Sadiman, Arif S,dkk., 2008, Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya, Raja Grafindo persada, Jakarta


Tidak ada komentar:

Posting Komentar